Search This Blog

Friday, March 9, 2012

TIPS-TIPS ASURANSI JIWA YANG AMAN 
 
Artikel in untuk membantu memandu Anda sekalian memilah
Asuransi terbaik, terbagus dan termurah. Namun yang saya maksud disini
bukan murahan. Berdasarakan pengalaman saya menjual asuransi dari
berbagai perusahaan asuransi.

Sederhana saja bahwa kita inging membeli polis Asuransi dengan harga
yang se ekonomis mungkin (bukan murahan loh) dan kita tidak mau di
tengah jalan Asuransi tersebut ganti nama atau dibeli oleh perusahaan
Asing.

Diluar sana banyak sekali asuransi bagus seperti:
Prudential, Allianz, AIA,Manulife, Beringin, BNI life, Squis life,
commonwealth, AXA, ACE life, Sinar Mas, Cigna, dan lain lain. Namun
dari sedemikian banyak, mana yang cocok buat anda...??

Tip satu: Carilah Perusahaan Asuransi yang menengah Atas atau jika
mungkin perusahaan tersebut adalah perusahaan Besar baik perusahaan
Asuransi dan reasuransi.

Kenapa musti reasuransi, karena jika perusahaan tersebut adalah
Asuransi dan re Asuransi maka dipastikan bahwa perusahaan Asuransi
tersebut adalah perusahaan induk atau raksasa Asuransi dimana
perusahaan Asuransi lain mendapat proteksi.

Ada yang Tanya apakah penghargaan-penghargaan bisa menjamin nama,
sebenarnya yang terpenting adalah proteksi yang diberikan apakah
nyaman atau tidak buat kita. Penghargaan berguna untuk perusahaan
Asuransi itu agar jualannya bagus. Tetapi jika dilihat penghargaan
maka lihatlah dari pernghargaan dunia.

Tip Kedua: Pilihah perusahaan Asuransi yang mempunyai proteksi yang
tidak tumpang tindih.

Sering sekali saya mendapat keluhan bahwa Proteksi Penyakit kritis
atau Cacat yang mengurangi Uang Pertanggungan Jiwa, padalah membayar
preminya sudah masing masing. Kok bisa …. ???
Ya bisa saja dan ini banyak kejadian karena kita kurang jeli untuk
menanyakan kepada si Agen, dan si agen juga tidak memberikan
keterangan ini karena jika diberikan maka Calon nasabah mungkin tidak
jadi agen.

Contoh kasus:
Pak Ali mempunyai Asuransi karena iklan di TV dan dia membeli dengan
pertimbangan harganya preminya sedikit lebih murah. Didalamnya ada
proteksi
1.    Jiwa 100 jt
2.    Penyakit kritis 100 jt
3.    Cacat – 100 jt
4.    Kesehatan dengan plan 350 per hari

Di tahun ke 11 pak Ali kena penyakit diabetes, kemudian apa yang
didapat pak Ali:
Pak Ali mengklaim Proteksi penyakit kritis, dan 3 bulan kemudian UP
tersebut keluar 100 %. Dan bersamaan itu pula maka polisnya mati
karena UP 100 juta diambil dari UP dasar atau jiwa.

Hal ini terjadi pula pada cacat yang sudah 50 %, maka up akan keluar
100 jt atau 100 % maka polis akan mati atau sudah tidak ada proteksi
lagi.

Loh kok gitu … kan bayar preminya ada 4 atau sendiri sendiri ….
Tetapi demikianlah bunyi polis perjanjian pak Ali dengan si Perusahaan
Asuransi itu. Apakah anda merasa tertipu atau dibodohi. Nanti dulu
..... Pada saat anda di prospek oleh agen anda biasanya di tanya
apakah sudah mengerti dan menyetujui, jika ya maka anda menantangani
ilustrasi. Kemudian PPAJ dan setelah polis jadi anda diberikan waktu
7-14 hari untuk mempelajarinya. Jika anda tidak setuju maka anda bisa
menolaknya pada saat itu. Dan kenyataanya adan menyetujui loh.

Kalaupun anda menyalahkan si agen, atau memang anda tidak tanya ...
kan ...

Kembali ke kasus, Padahal yang dibutuhkan pak Ali jika terkena
Penyakit Kritis (diabetes) adalah biaya rumah sakit yang akan bengkak
dan terjadi hingga akhir hayat beliau.

Anda mempunyai Polis di rumah, Apakah ini adalah Polis Anda,  segera
pelajari lagi mungkin anda tidak mendetail sampai ke sana …. Coba
cek lagi sama penerbit Asuransi tersebut bisa melalui Customer service
agar lebih objektif, tanyakan dengan cermat sehingga anda tidak merasa
di rugikan. ???

Memilih Asuransi Kesehatan.
Setelah Asuransi Jiwa tentunya Asuransi Kesehatan adalah kedua yang
sangat dibutuhkan oleh kita, Apalah artinya UP penyakit kritis jika
dana tersebut akan habis untuk biaya rumah sakit atau biaya operasi
jika diperlukan.

Tip Mencari Asuransi Kesehatan:
1.    Cari yang model cashless
2.    Membayarkan sesuai tagihan
3.    Tidak ada batasan keseluruhan atas klaim akumulasi atas polis
4.    Dapat menaikkan hingga 5x batas tahunan jika di inginkan.

Kasus Pak Ali diatas sbb:
Pada tahun 10 pak Ali merasa sesak di dada dan hasil pemeriksaan doket
bahwa Pak Ali harus pasang ring pada jantungnya (Angioplasti) dengan
biaya sekitar 180 jt.

Asurasansi kesehatan pak Ali diatas dengan Plan 350 rb perhati dengan
batas tahunan 150 jt, tetapi hanya membayarkan 45 jt saja untuk biaya
operasi tersebut. Artinya Pak Ali membayarkan selisihnya atau sekitar
135 jt untuk Angioplasti.

Dari contoh ini adalah batasan tahunan 150 jt tetapi biaya untuk
operasi hanya 45 jt, padahan ada Asuransi yang mau membayarkan sesuai
tagihan sampai batas tahunan dengan premi yang lebih mahal sedikit
tetapi akan sangat bermanfaat pada saat itu.

Kasus lain tetang pak Ali:
Sakit jantung pak Ali tidak kunjung sembuh dan sering bolak balik ke
rumah sakit, sehingga dalam 7 tahun berjalan sejak operasi pemasangan
ring dan biaya RS secara akumulasi sudah mencapai 1 milyar. Dan
perusahaan Asuransi tersebut memberitahukan bahwa sudah mencapai klaim
maksimum dan bersamaan dengan itu proteksi kesehatan pak Ali berakhir
dan jiwa masih mempunyai UP jiwa

Ini ada yang terjadi kok pada calon-calon nasabah saya yang membeli
polis di perusahaan dan baru tahu setelah terjadi karena Proteksi
Kesehatan menganut batas akumulasi Total dari setiap polis kesehatan
yang di beli.

Oleh sebab itu carilah yang tidak mempunyai batas keseluruhan.

Asuransi Kesehatan Tahunan
Pak Budi tertarik membeli Asuransi Tahunan karena:

    Jika tidak ada klaim maka di perusahaan Asuransi mengembalikan
20%
    Jika ada yang masuk keluarga maka ada diskon 5%
    Berlaku tahunan jadi jika sudah habis kontrak maka tidak di tagih
sebelum mengajukan perpanjangan.

Kasus:
Tidak ada klaim maka di kembalikan 20%, bagaimana jika klaim nya
banyak …. Tentunya naik juga donk 20%, kalau masih banyak ... gimana
.. yaaa ...naik lagi 20% …. Dan seterusnya hingga pak Budi tidak
mampu bayar.

Begitu berakhri maka pak Budi mengajukan Askes ke perusahaan asuransi
lain dan semua menolak atau mengecualikan penyakit yang di derita Pak
Budi. Itupun dengan extra premi yang lumayan besar .

Padahal jujur saja Asuransi tahunan preminya masih lebih mahal kok
daripada yang whole life.

Asuransi kesehatan tahunan ini tidak jauh berbeda dengan Asuransi dari
Kantor atau perusahaan. Jangan senang dulu kalau anda memiliki
Asuransi kantor yang besar. Anda boleh tenang jika pertanyaan saya ini
mampu di jawab dengan baik:

    Apakah Anda selamanya akan bekerja pada kantor tsb
    Berapa usia pension Anda 55 ataukah 60 tahun, karena semakin tua
semakin tinggi resiko kesehataan kita.
    Jika anda sudah pension, mampukan anda membeli polis kesehatan.
Jika mampu, apakah perusahaan Asuransi tsb mau menerima anda jika
sudah terkena penyakit kritis atau hasil Medical nya bagus.

Saran saya tetap kepada Anda harus memiliki Asuransi kesehatan sendiri
toh tidak akan rugi karena itu memang untuk Anda dan perusahaan
memiliki kepentingan lain.

Dari uraian ditas maka kita simpulkan sbb:

    Cari Perusahaan Asuransi sekaligus Re Asuransi.
    Cari Proteksi yang tidak tumpang tindih
    Cari Asuransi kesehatan yang cashless
    Cari Asuransi kesehatan yang membayarkan sesuai tagihan
    Cari Asuransi kesehatan yang tidak ada batasan keseluruhan
    Cari Asuransi kesehatan yang hingaa 75 tahun (biasanya Cuma 65
thn)
    Cari Asuransi kesehatan yang mampu menaikkan batas tahunan hingga
5x
    Cari asuransi jiwa yang membolehkan anda membeli Polis baru walau
anda sudah ternena penyakit kritis atau cacat tetap total
    Setelah itu baru anda lihat besaran preminya apakah wajar, lebih
mahal sedikit wajar donk karena proteksi  nya juga sangat luas, jadi
ini adalah Asuransi yang paling ekonomis.

Tip atau petunjuk sederhana ini sudah cukup mampu memberikan kerangka
dasar memilih asuransi yang paling nyaman untuk anda. Dan untuk 
 
 
Dan jika buth informasi dan pngen berasuransi hubungin lewat E-mail
Wahyudila77@gmail.com 
 
 
 
 
 
dmemudahkan lagi silahkan kunjungi Info Asuransi.
 

Welcome In Blogger dp-media

Contoh Sliding Login Dengan JQuery

Disamping ini adalah contoh Sliding Login menggunakan JQuery. Login Form Disamping hanya Contoh dan tidak dapat digunakan layaknya Login Form FB, Karena Blog ini terbuka untuk umum tanpa perlu mendaftar menjadi Member

Tutorial Blog

Untuk membuatnya Silahkan : Klik Disini

Member Login

Lost your password?

Not a member yet? Sign Up!